Pages

06 April 2015

Bacaan Doa Sehari-hari

Doa sehari-hari Islam –Kita semua tahu, bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah kekuasaan Allah, dan kita sebagai hambaNya hanya bisa berusaha dan berdoa, agar supaya dalam menjalani kehidupan ini kita selalu terjaga dari godaan-godaan syaitan yang terkutut. Di dalam islam, sebenarnya menerapkan doa-doa disetiap kegiatan keseharian kita, mulai dari doa sebelum tidur hingga doa setelah bangun tidur. Untuk itu, marilah kita amalkan doa sehari-hari dimana Rasulullah SAW juga mengamalkan doa-doa tersebut.
Untuk memudahkan Anda mempelajari doa sehari-hari, disini duniabaca.com sengaja menyajikan secara lengkap doa sehari-hari  bahasa arab dan juga doa sehari-hari islam dalam bahasa latin. Ini bertujuan untuk mereka yang tidak bisa membaca bahasa arab, sehingga masih bisa tetap mempelajari doa sehari-hari islam dengan menggunakan bahasa indonesia.
KUMPULAN DOA PILIHAN SEHARI-HARI ISLAM LENGKAP BAHASA ARAB – BAHASA INDONESIA

DOA SEBELUM TIDUR
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Doa Memohon Dikasihani Bila Diambil Nyawanya dan Dipelihara Jika Dihidupkan Kembali
بِاسْمِكَ رَبِّي وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَْرْفَعَُهُ فَإِن أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا وَإِنْ أَرْْ سَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحيْنَ
BISMIKA RABBII WA DHA’TU JAMBII, WA BIKA ARFA’UH, FA IN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA, WA IN ARSALTAHAA FAHFAZHHAA, BIMAA TAHFAZHU BIHII ‘IBAADAKASH SHAALIHIIN.
Artinya: “Dengan menyebut nama-Mu, wahai Tuhanku, aku baringkan lambungku; dan dengan menyebut nama-Mu, aku angkat lambungku. Jika Engkau ambil nyawaku, kasihanilah dia; dan jika Engkau lepaskan, peliharalah dia dengan cara yang Engkau lakukan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Memohon Dipelihara dari Siksa Neraka
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
(اَللّهُمَّ قِنِيْ عَدَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ (3
ALLAHUMMA QINII ‘ADZAABAKA YAUMA TAB’ATSU ‘IBAADAK. (3X)
Artinya: “Ya Allah, peliharalah diriku dari siksa-Mu pada saat Engkau bangkitkan hamba-hamba-Mu.” (3X) (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa Memohon Dimatikan dan Dihidupkan sebagai Muslim
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
بِاسْمِكَ اللّهُمَّ اَمُوتُ وَأَحْيَا
BISMIKA ALLAAHUMMA AMUUTU WA AHYAA.
Artinya: “Dengan menyebut nama-Mu, wahai Tuhanku, aku mati dan aku hidup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Memohon Dicukupi dan Dilindungi
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَكَفَانَا وَآوَانَا
ALHAMDU LILLAAHIL LADZII ATH’AMANAA WA SAQAANAA, WA KAFAANAA, WA AAWAANAA,…
Artinya: “Segala puji bagi Allah, Tuhan yang memberi makan dan minum kepada kami, mencukupkan, dan memberi perlindungan kepada kami,…” (HR. Muslim)

Doa Apabila Susah Tidur
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

اللّهُمَّ غََارَتِ النَُّّجُومُ وَهَدَأتِ الْعُيُونُ وَأَنتَ حَيٌّ قَيُّْومٌ لاَّ تَأْخُذُكَ سِنَةٌ وََّلاَ نَوْمٌ يَاحَيُّ يَاقَيُّْمُ أَهْدِيْ لَيْلِي وَأَنِمْ عَيْنِي
ALLAHUMMA GHAARATIN NUJUUMU WA HADA’ATIL ‘UYUUNU WA ANTA HAYYUN QAYYUUMUL LAA TA’KHUDZUKA SINATUW WA LAA NAUUM, YAA HAYYU YAA QAYYUUMU AHDI’LAILII, WA ANIM ‘AINII.
Artinya: “Ya Allah, bintang-bintang tenggelam dan semua mata tertidur lelap, sedangkan Engkau Mahahidup abadi lagi terus-menerus mengurus makhluk-Mu, Engkau tidak pernah terkena kantuk dan tidak pula tidur. Wahai Yang Mahahidup abadi lagi terus-menerus mengurus makhluk, tenangkanlah malamku dan pejamkanlah mataku.” (HR. Ibnu Sunni)

Doa ketika Terbangun karena Terkejut
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
أَعُوْذُبِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقاَ بِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَ أَنْ يَّخْضَُرُونِ
A’UUDZU BI KALIMAATILLAAHIT TAAMMAATI MIN GHADHABIHII WA ‘IQAABIH, WA SYARRI ‘IBAADIH, WA MIN HAMAZAATISY SYAYAATHIINI WA AY YAHDHURUUN.
Artinya: “Aku berlindung (kepada Allah) dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka dan siksa-Nya, dan hembusan-hembusan setan, agar mereka tidak menyentuhku.”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa ketika Bermimpi Buruk
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
أَعُوْذُبِ اللهِ مِنَ الشَّيَاطِيْنِ وَ مِنْ شَرِّ مَا رَآى
A’UUDZU BILLAAHI MINASY SYAITHAANI WA MIN SYARRI MAA RA’AA.
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari setan dan dari segala hal yang tidak baik dalam mimpi.” (HR. Muslim)

DOA BANGUN TIDUR

Doa Memohon Dihidupkan kembali dalam Keadaan Baik
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
ALHAMDU LILLAHIL LADZII AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WA ILAIHIN NUSYUUR.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami; dan hanya kepada-Nya lah tempat kembali.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Memohon Diberi Kesehatan dan Dibantu untuk Mengingat-Nya
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي وَ رَدََّ عَلَيَّ رُوْحِِي وَ أَذِنَ لِي بِذِكَْرِهِ
ALHAMDU LILLAHIL LADZII ‘AAFAANII FII JASADII, WA RADDA ‘ALAYYA RUUHII, WA ADZINA LII BI DZIKRIHI.
Artinya: “Segala puji bagi Allah, Tuhan Yang memberikan kesehatan pada tubuhku, mengembalikan ruhku kepada diriku, dan mengizinkan aku untuk menginginkan-Nya.”(HR. Tirmidzi)

Doa Memakai Pakaian
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا (الثَّوبَ) وَرَزَقْنِيهِ مِنْ غَيْرِ تَوْلٍ مِنِّي وََلاَ قُوَّةٍ
ALHAMDU LILLAAHIL LADZII KASAANII HAADZATS TSAUBA WA RAZAQNIIHI MIN GHAIRI HAULIM MINNII WA LAA QUWWAH.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah mengenakan pakaian ini kepadaku dan mengaruniakannya kepadaku, padahal diriku tidak mempunyai daya dan kekuatan.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

Doa Memakai Pakaian Baru
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
اللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنتَ كَسَوْتَنِيهِ أَسْأَ لُكَ مِنْ خَيْرٍهِ وَخَيْرٍ مَا صُنِعَ لَهُ وََ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَ شَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ
ALLAHUMMA LAKAL HAMDU ANTA KASAUTANIIH, AS’ALUKA MIN KHAIRIHII WA KHAIRI MAA SHUNI’A LAH, WA A’UUDZU BIKA MIN SYARRIHII WA SYARRI MAA SHUNI’A LAH.
Artinya: “Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau lah yang mengenakan pakaian ini kepadaku. Aku memohon kepada-Mu kebaikan dari pakaian ini dan kebaikan pemakaiannya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan pakaian ini dan semua keburukan pemakaiannya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa Melepaskan Pakaian
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ
BISMILLAAHIL LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWA.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.” (HR. Ibnu Sunni)

Itulah beberapa kumpulan doa sehari-hari bahasa arab dan latin, semoga bermanfaat bagi kita semua.
0 Read More »

Sejarah Turunnya Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Bagi Muslim, Al-Quran merupakan firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dengan lafal dan maknanya. Al-Qur’an merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang sangat berharga bagi umat Islam hingga saat ini. Di dalamnya terkandung petunjuk dan pedoman bagi umat manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup baik di dunia maupun akhirat.
Bagian-bagian Al-Qur’an
Al-Qur’an mempunyai 114 surat, dengan surat terpanjang terdiri atas 286 ayat, yaitu Al Baqarah, dan terpendek terdiri dari 3 ayat, yaitu Al-‘Ashr, Al-Kautsar, dan An-Nashr.
Sebagian ulama menyatakan jumlah ayat di Al-Qur’an adalah 6.236, sebagian lagi menyatakan 6.666. Perbedaan jumlah ayat ini disebabkan karena perbedaan pandangan tentang kalimat Basmalah pada setiap awal surat (kecuali At-Taubah), kemudian tentang kata-kata pembuka surat yang terdiri dari susunan huruf-huruf seperti Yaa Siin, Alif Lam Miim, Ha Mim dll. Ada yang memasukkannya sebagai ayat, ada yang tidak mengikutsertakannya sebagai ayat.
Untuk memudahkan pembacaan dan penghafalan, para ulama membagi Al-Qur’an dalam 30 juz yang sama panjang, dan dalam 60 hizb (biasanya ditulis di bagian pinggir Al-Qur’an).
Masing-masing hizb dibagi lagi menjadi empat dengan tanda-tanda ar-rub’ (seperempat), an-nisf (seperdua), dan as-salasah (tiga perempat).
Selanjutnya Al-Qur’an dibagi pula dalam 554 ruku’, yaitu bagian yang terdiri atas beberapa ayat. Setiap satu ruku’ ditandai dengan huruf ‘ain di sebelah pinggirnya. Surat yang panjang berisi beberapa ruku’, sedang surat yang pendek hanya berisi satu ruku’.
Nisf Al-Qur’an (tanda pertengahan Al-Qur’an), terdapat pada surat Al-Kahfi ayat 19 pada lafal walyatalattaf yang artinya: “hendaklah ia berlaku lemah lembut”.
Sejarah Turunnya Al-Qur’an
Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui berbagai cara, antara lain:
1. Malaikat Jibril memasukkan wahyu itu ke dalam hati Nabi Muhammad SAW tanpa memperlihatkan wujud aslinya. Nabi SAW tiba-tiba saja merasakan wahyu itu telah berada di dalam hatinya.
2. Malaikat Jibril menampakkan dirinya sebagai manusia laki-laki dan mengucapkan kata-kata di hadapan Nabi SAW.
3. Wahyu turun kepada Nabi SAW seperti bunyi gemerincing lonceng.
Menurut Nabi SAW, cara inilah yang paling berat dirasakan, sampai-sampai Nabi SAW mencucurkan keringat meskipun wahyu itu turun di musim dingin yang sangat dingin.
4. Malaikat Jibril turun membawa wahyu dengan menampakkan wujudnya yang asli.
Setiap kali mendapat wahyu, Nabi SAW lalu menghafalkannya. Beliau dapat mengulangi wahyu yang diterima tepat seperti apa yang telah disampaikan Jibril kepadanya. Hafalan Nabi SAW ini selalu dikontrol oleh Malaikat Jibril.
Al-Qur’an diturunkan dalam 2 periode, yang pertama Periode Mekah, yaitu saat Nabi SAW bermukim di Mekah (610-622 M) sampai Nabi SAW melakukan hijrah. Ayat-ayat yang diturunkan pada masa itu disebut ayat-ayat Makkiyah, yang berjumlah 4.726 ayat, meliputi 89 surat.
Kedua adalah Periode Madinah, yaitu masa setelah Nabi SAW hijrah ke Madinah (622-632 M). Ayat-ayat yang turun dalam periode ini dinamakan ayat-ayat Madaniyyah, meliputi 1.510 ayat dan mencakup 25 surat.
Ciri-ciri Ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyyah
Makkiyah Madaniyyah
Ayat-ayatnya pendek-pendek, Ayat-ayatnya panjang-panjang,
Diawali dengan yaa ayyuhan-nâs (wahai manusia), Diawali dengan yaa ayyuhal-ladzîna âmanû (wahai orang-orang yang beriman).
Kebanyakan mengandung masalah tauhid, iman kepada Allah SWT, hal ihwal surga dan neraka, dan masalah-masalah yang menyangkut kehidupan akhirat (ukhrawi), Kebanyakan tentang hukum-hukum agama (syariat), orang-orang yang berhijrah (Muhajirin) dan kaum penolong (Anshar), kaum munafik, serta ahli kitab.
Ayat Al-Qur’an yang pertama diterima Nabi Muhammad SAW adalah 5 ayat pertama surat Al-‘Alaq, ketika ia sedang berkhalwat di Gua Hira, sebuah gua yang terletak di pegunungan sekitar kota Mekah, pada tanggal 17 Ramadhan (6 Agustus 610). Kala itu usia Nabi SAW 40 tahun.
Kodifikasi Al-Qur’an
Kodifikasi atau pengumpulan Al-Qur’an sudah dimulai sejak zaman Rasulullah SAW, bahkan sejak Al-Qur’an diturunkan. Setiap kali menerima wahyu, Nabi SAW membacakannya di hadapan para sahabat karena ia memang diperintahkan untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada mereka.
Disamping menyuruh mereka untuk menghafalkan ayat-ayat yang diajarkannya, Nabi SAW juga memerintahkan para sahabat untuk menuliskannya di atas pelepah-pelepah kurma, lempengan-lempengan batu, dan kepingan-kepingan tulang.
Setelah ayat-ayat yang diturunkan cukup satu surat, Nabi SAW memberi nama surat tsb untuk membedakannya dari yang lain. Nabi SAW juga memberi petunjuk tentang penempatan surat di dalam Al-Qur’an. Penyusunan ayat-ayat dan penempatannya di dalam susunan Al-Qur’an juga dilakukan berdasarkan petunjuk Nabi SAW. Cara pengumpulan Al-Qur’an yang dilakukan di masa Nabi SAW tsb berlangsung sampai Al-Qur’an sempurna diturunkan dalam masa kurang lebih 22 tahun 2 bulan 22 hari.
Untuk menjaga kemurnian Al-Qur’an, setiap tahun Jibril datang kepada Nabi SAW untuk memeriksa bacaannya. Malaikat Jibril mengontrol bacaan Nabi SAW dengan cara menyuruhnya mengulangi bacaan ayat-ayat yang telah diwahyukan. Kemudian Nabi SAW sendiri juga melakukan hal yang sama dengan mengontrol bacaan sahabat-sahabatnya. Dengan demikian terpeliharalah Al-Qur’an dari kesalahan dan kekeliruan.
Para Hafidz dan Juru Tulis Al-Qur’an
Pada masa Rasulullah SAW sudah banyak sahabat yang menjadi hafidz (penghafal Al-Qur’an), baik hafal sebagian saja atau seluruhnya. Di antara yang menghafal seluruh isinya adalah Abu Bakar as-Siddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Talhah, Sa’ad, Huzaifah, Abu Hurairah, Abdullah bin Mas’ud, Abdullah bin Umar bin Khatab, Abdullah bin Abbas, Amr bin As, Mu’awiyah bin Abu Sofyan, Abdullah bin Zubair, Aisyah binti Abu Bakar, Hafsah binti Umar, Ummu Salamah, Ubay bin Ka’b, Mu’az bin Jabal, Zaid bin Tsabit, Abu Darba, dan Anas bin Malik.
Adapun sahabat-sahabat yang menjadi juru tulis wahyu antara lain adalah Abu Bakar as-Siddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Amir bin Fuhairah, Zaid bin Tsabit, Ubay bin Ka’b, Mu’awiyah bin Abu Sofyan, Zubair bin Awwam, Khalid bin Walid, dan Amr bin As.
Tulisan ayat-ayat Al-Qur’an yang ditulis oleh mereka disimpan di rumah Rasulullah, mereka juga menulis untuk disimpan sendiri. Saat itu tulisan-tulisan tsb belum terkumpul dalam satu mushaf seperti yang dijumpai sekarang. Pengumpulan Al-Qur’an menjadi satu mushaf baru dilakukan pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab, setelah Rasulullah SAW wafat.

Kenapa Al-Qur’an Tidak Dibukukan Dalam Satu Mushhaf (Pada Masa Nabi)
Pengumpulan Al-Qur’an yang tidak dilakukan secara sekaligus, melainkan melalui beberapa masa, dimana kemudian menjadi suatu mushhaf yang utuh.
Di sini kami bertanya: “Kenapa Al-Qur’an pada masa Nabi SAW tidak dikumpulkan dan disusun dalam bentuk satu mushhaf?. Jawabnya adalah:

Pertama: Al-Qur’an diturunkan tidak sekaligus, tetapi berangsur-angsur dan terpisah-pisah. Tidaklah mungkin untuk membukukannya sebelum secara keseluruhannya selesai.

Kedua: Sebagian ayat ada yang dimansukh. Bila turun ayat yang menyatakan nasakh, maka bagaimana mungkin bisa dibukukan datam satu buku.

Ketiga: Susunan ayat dan surat tidaklah berdasarkan urutan turunnya. Sebagian ayat ada yang turunnya pada saat terakhir wahyu tetapi urutannya ditempatkan pada awal surat. Yang demikian tentunya menghendaki perubahan susunan tulisan.

Keempat: Masa turunnya wahyu terakhir dengan wafatnya Rasululah SAW adalah sangat pendek/dekat. Sebagaimana pembahasan terdahulu bahwa ayat Al-Qur’an yang terakhir adalah:
Firman Allah SWT:
Kemudian Rasulullah SAW berpulang ke rahmatullah setelah sembilan hari dari turunnya ayat tersebut. Dengan demikian masanya sangat relatip singkat, yang tidak memungkinkan untuk menyusun atau membukukannya sebelum sempurna turunnya wahyu.

Kelima: Tidak ada motifasi yang mendorong untuk mengumpulkan Al-Qur’an menjadi satu mushhaf sebagaimana yang timbul pada masa Abu Bakar. Orang-orang Islam ada dalam keadaan baik, ahli baca qur’an begitu banyak, fitnah-fitnah dapat diatasi. Berbeda pada masa Abu Bakar dimana gejala-gejala telah ada; banyaknya yang gugur, sehingga khawatir kalau Al-Qur’an akan lenyap.

Kesimpulan: Kalau Al-Qur’an sudah dibukukan dalam satu mushhaf, sedangkan situasi sebagaimana yang tersebut di atas, niscaya Al-Qur’an akan mengalami perubahan dan pergantian selaras dengan terjadinya naskh (ralat) atau munculnya sebab disamping perlengkapan menulis tidak mudah didapat.
Kondisi tidak akan membantu untuk melepaskan mushhaf yang lebih dahulu dan harus berpegang pada mushhaf yang baru karena tidak mungkin setiap bulan ada satu mushhaf yang mencakup tiap ayat Al-Qur’an yang diturunkan. Namun setelah masalahnya stabil yaitu dengan berakhirnya penurunan, wafatnya Rasul, tidak lagi diralat, dan diketahuinya susunan, maka mungkinlah dibukukan menjadi satu mushhaf. Dan inilah yang dilakukan oleh Abu Bakar r.a. khalifah yang bijaksana, semoga Allah membalas jasanya atas perbuatan beliau dalam mengumpulkan Al-Qur’an beserta orang-orang Islam yang mengikuti jejaknya dengan balasan yang berlipat ganda.

Beberapa Pertanyaan Sekitar Pengumpulan Al-Qur’an
Permasalahan yang mungkin sekali dihadapi dan diapungkan oleh kita
Ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab secara terperinci. Secara ringkas kami simpulkan sebagai berikut:

Pertama: Mengapa Abu Bakar ragu-ragu dalam masalah pengumpulan Al-Qur’an padahal masalahnya sangat baik lagi pula diwajibkan oleh Islam?
Jawabnya adalah: Abu Bakar khawatir kalau-kalau orang mempermudah dalam usaha menghayati dan menghafal Al-Qur’an, cukup dengan hafalan yang tidak mantap dan khawatir kalau-kalau mereka hanya berpegang dengan apa yang ada pada mushhaf yang akhirnya jiwa mereka lemah untuk menghafal Al-Qur’an. Minat untuk menghafal dan menghayati Al-Qur’an akan berkurang karena telah ada tulisan dan terdapat dalam mushhaf-mushhaf yang dicetak untuk standar membacanya, sedangkan sebelum ada mushhaf-mushhaf mereka begitu mencurahkan kesungguhannya untuk menghafal Al-Qur’an.
Dari segi yang lain bahwasanya Abu Bakar Siddiq adalah benar-benar orang yang bertitik-tolak dari batasan-batasan syari’at, selalu berpegang menurut jejak-jejak Rasulullah SW, dimana ia khawatir kalau-kalau idenya itu termasuk bid’ah yang tidak dikehendaki oleh Rasul Karena itulah maka Abu Bakar mengatakan kepada Umar: “Mengapa saya harus mengerjakan sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW? Barangkali ia takut terseret oleh ide-ide dan gagasan yang membawanya untuk menyalahi sunnah Rasulullah SAW serta membawa kepada bid’ah.
Tetapi tatkala ia menganggap bahwa hal tersebut adalah sangat penting dan pendapat tersebut pada hakikatnya adalah merupakan suatu sarana yang amat penting demi kelestarian kitab Al-Qur’an dan demi terpeliharanya dari kemusnahan dan perubahan, lagi pula ia meyakini bahwa hal tersebut tidaklah termasuk masalah yang menyalahi ketentuan dan bid’ah yang sengaja dibikin-bikin, maka ia bertekad baik untuk mengumpulkan Al-Qur’an. Akhirnya ia bisa memuaskan Zaid mengenai masalah ini sehingga Allah melapangkan dadanya dan Zaid tampil untuk melaksanakan usaha yang amat penting ini. wallahu alam.

Kedua: Kenapa Abu Bakar dalam hal ini memilih Zaid bin Tsabit dari shahabat lainnya?.
Jawabnya adalah: Zaid adalah orang yang betul-betul memiliki pembawaan/kemampuan yang tidak dimiliki oleh shahabat lainnya dalam hal mengumpulkan Al-Qur’an, ia adalah orang yang hafal Al-Qur’an, ia seorang sekretaris wahyu bagi Rasulullah SAW, ia menyamakan sajian yang terakhir dari Al-Qur’an yaitu dikala penutupan masa hayat Rasulullah SAW.
Disamping itu ia dikenal sebagai orang yang wara’ (bersih dari noda), sangat besar tanggungjawabnya terhadap amanat, baik akhlaknya dan taat dalam agamanya. Lagi pula ia dikenal sebagai orang yang tangkas (IQ-nya tinggi). Demikianlah kesimpulan kata-kata Abu Bakar yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari tatkala ia memanggilnya dengan mengatakan: “Anda adalah seorang pemuda yang tangkas yang tidak kami ragukan. Anda adalah penulis wahyu Rasul”.
Dengan beberapa sifat dan keistimewaan di atas, Abu Bakar Shiddiq memilih dan menunjuknya sebagai pengumpul Al-Qur’an. Adapun alasan yang menyatakan bahwa Zaid bin Tsabit adalah seorang yang sangat teliti, dapat dilihat dari kata-katanya: “Demi Allah, andaikata saya ditugaskan untuk memindahkan sebuah bukit tidaklah lebih berat jika dibandingkan degan tugas yang dibebankan kepadaku ini”. (Al-Hadits).
0

03 April 2015

XL Hidupkan Axis Sebagai Layanan Irit

Layanan seluler Axis hadir lagi dengan nafas baru. Pasca merger dengan XL Axiata, merek layanan komunikasi yang identik dengan warna ungu itu kini muncul dengan berbagai program irit.

Wakil Presiden Direktur XL, Dian Siswarini mengatakan bahwa Axis kali ini dirancang untuk memberikan layanan komunikasi pada mereka yang lebih membutuhkan SMS, telepon, dan hanya sedikit data. Axis akan fokus pada pengguna dari segmen tersebut.

"Peluncuran kembali merek AXIS ini adalah tindak lanjut dari proses merger dan akuisisi sebelumnya. Keputusan mempertahankan merek AXIS adalah untuk memberikan layanan yang lengkap kepada pelanggan, sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ujarnya Senin (30/3/2015).

"Nah, untuk AXIS baru ini, kami mengenalkan konsep Iritologi yakni gaya hidup menggunakan layanan telekomunikasi yang simple sesuai kebutuhan dengan tarif irit,” imbuhnya.

Konsep irit yang dimaksud antara lain diwujudkan dalam bentuk paket layanan Ngobrol Irit, Ngenet Irit dan Awet Irit. Menurut Dian, konsep ini dibuat karena memang tidak semua pengguna layanan seluler akan langsung berpindah ke layanan data sesuai dengan trend yang sedang terjadi.

Semua pengguna AXIS, lama atau baru, dikatakan bisa menikmati tarif khusus untuk panggilan ke nomor XL dibandingkan dengan panggilan ke jaringan operator lain. Pada saat yang sama AXIS menawarkan harga yang lebih baik untuk panggilan ke nomor sesama AXIS dibandingkan sebelumnya.

XL sendiri saat ini memiliki total 59,6 juta pelanggan. Jumlah tersebut sudah termasuk dengan total pengguna Axis saat ini.
0

Ancelotti: Pastinya Aku Akan Kembali ke Milan

Madrid - Carlo Ancelotti menyebut kalau satu-satunya klub yang ingin kembali dia latih adalah AC Milan.
Dengan Filippo Inzaghi kini tengah dalam sorotan, akankah Carletto kembali dalam waktu dekat? Ancelotti meraih sukses ganda saat sebagai pemain maupun pelatih Milan.
Saat duduk di kursi pelatih selama delapan tahun dalam selang 2001 sampai 2009 dia memberi Rossoneri beberapa trofi, dengan yang paling bergengsi adalah dua gelar Liga Champions.
Sepeninggal Ancelotti, Milan cuma sekali meraih Scudetto yakni bersama Massimiliano Allegri.
Selain itu Milan lebih sering dalam posisi terpuruk, seperti yang tengah mereka alami saat ini.Ditanya wartawan soal peluang dirinya kembali ke kursi pelatih Diavolo Rosso, Ancelotti menjawab 'ya'. Apalagi dia juga punya hubungan baik dengan Silvio Berlusconi."Maukah saya kembali ke Milan. Pastinya, itu satu-satunya tempat di mana saya ingin kembali. Berlusconi tidak pernah mengatur tim yang saya pilih," sahut Ancelotti di Football Italia. Lalu, kapan Ancelotti kembali ke Milan? Pelatih 55 tahun itu tak memberi jawaban pasti. Namun dia melontarkan pembelaan pada Inzaghi yang tengah dalam tekanan karena buruknya performa di Serie A."Inzaghi mengambil keputusan tepat untuk mengambil pekerjaan di Milan.
Saat Anda ditawarkan sebuah kesempatan melatih sebuah tim besar maka Anda harus mengambilnya.
Pelatih harus tahu bagaimana harus bersabar," lanjut dia.
0

HTC Perkenalkan Android One M8S

HTC resmi meluncurkan smartphone Android terbarunya, One M8S. Smartphone tersebut lebih seperti versi murah dari perangkat unggulan HTC tahun lalu, One M8.

M8S memiliki tampilan yang identik dengan M8, dengan ukuran layar yang sama yaitu 5 inci resolusi 1080p, serta bodi berbahan metal. Bedanya, M8S tidak mengusung prosesor 64-bit, alih-alih HTC menyematkan prosesor Qualcomm 8 core Snapdragon 615.

Selain itu, dikutip KompasTekno dari Phone Arena, Kamis (2/4/2015), HTC juga mengganti kamera UltraPixel resolusi 4 megapiksel yang ada dalam M8 dengan sensor konvensional resolusi 13 megapiksel.

Memori RAM yang disertakan adalah 2 GB dengan kapasitas penyimpanan internal 16 GB. Terdapat slot kartu microSD untuk ekspansi penyimpanan eksternal.

Kapasitas baterai M8S sedikit bertambah jika dibandingkan dengan M8, yaitu 2840 mAh dari sebelumnya 2600 mAh.

M8S menjalankan antarmuka HTC Sense 6.0 di atas sistem operasi Android 5.0 Lollipop, bukan Sense 7 yang disematkan dalam smartphone unggulan terbaru HTC, One M9 yang dirilis awal Maret lalu.

M8S akan tersedia dalam pilihan warna silver, gold, dan gunmetal gray.

Untuk saat ini, M8S baru tersedia untuk pasar di Eropa dengan harga jual sekitar 564 dollar AS (sekitar Rp 7 juta).

Spesifikasi singkat HTC One M8S:

Sistem operasi: Android 5.0 Lollipop dengan antarmuka HTC Sense
Dimensi/bobot: 146.36 x 70.6 x 9.55mm, 5.64oz (160 grams)
Layar: LCD 5 inci 1080 x 1920-piksel
Prosesor: Qualcomm Snapdragon 615 SoC (4x Cortex A57 @ 1.7GHz, 4x Cortex A53 @ 1GHz)
RAM: 2 GB
Kamera: Utama 13-megapiksel f/2,0, depan 5 megapiksel
Memori internal: 16 GB dengan ekspansi microSD
Baterai: 2840 mAh
0

Target Marquez di Austin

Setelah gagal naik podium di Qatar, Marc Marquez harus mengumpulkan poin lebih banyak di balapan kedua demi tak menjaga jarak dengan pesaing. Pada MotoGP Austin target pertama sang juara dunia adalah lebih baik di tikungan pertama. Marquez cuma bisa menuntaskan MotoGP Qatar di posisi lima. Memulai balapan dari posisi dua, rider asal Spanyol itu langsung terlempar ke posisi paling belakang akibat melebar ke luar lintasan di tikungan pertama. Perlahan Marquez bisa menyusul pebalap-pebalap lain di depannya. Namun upayanya untuk bersaing dengan Jorge Lorenzo, Valentino Rossi serta Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso di posisi paling depan tak pernah berhasil. Meski naik sampai posisi lima Marquez tak bisa mendekati duo Yamaha dan Ducati itu. "Setelah tikungan pertama saya ada di posisi paling akhir dan saya tidak senang dengan kondisi itu. Pada akhirnya oke, saya dapat 11 poin. Posisi lima bukan hasil terbaik, itu hasil finis terburuk saya di MotoGP. Di Austin, kami akan mencoba mengubah hasilnya," ungkap Marquez di MCN. Mengejar belasan pebalap untuk akhirnya berada di posisi lima diakui Marquez sebagai pekerjaan yang sangat berisiko. Aksi-aksinya membuat ban lebih panas dan lebih cepat aus, hal mana membuat dirinya dalam bahaya karena grip yang kurang oke. "Masalahnya adalah jika Anda berupaya 100% sepanjang balapan maka Anda bisa membuat ban overheat, dan itulah masalahnya. Saat saya menyalip banyak pebalap, saya membuat ban sedikit overheat, lalu saat temperaturnya naik maka Anda harus mendinginkannya satu atau dua lap, tapi itu tidak mungkin dilakukan." "Saya tetap menekan, dan saya mencoba memulihkan (kondisi ban) saat saya tertinggal 1,2 detik dari Iannone dan Lorenzo. Tapi kemudian saya lihat balapan tinggal tiga lap lagi. Saya membuat kesalahan, saya hampir celaka di tikungan pertama, dan saya berkata ke diri sendiri. Saatnya mengatakan cukup, 11 poin sudahlah cukup," kisahnya. Untuk seri berikutnya di MotoGP Austin, Marquez harus membayar apa yang terjadi di Qatar dengan hasil lebih baik. Namun saat ditanya targetnya di seri tersebut, sambil berseloroh dia menyebut kalau yang terpenting adalah memperbaiki penampilan di tikungan pertama. "Saya hanya ingin mengubah tikungan pertama," cetusnya.
0

25 April 2011

Owen Bangga Bekuk Arsenal

BOLTON - Secara mengejutkan Bolton menaklukan Arsenal yang tengah membutuhkan banyak poin untuk mengejar Manchester United di puncak klasemen.Hasil ini disambut antusias pelatih Bolton Wanderers Owen Coyle.Bolton unggul lebih dulu melalui Daniel Sturridge, namun Arsenal berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Van Persie.
Gol penentu kemenangan Meriam London tercipta berkat aksi Tamir Cohen di menit 90. “Pemain bermain sangat baik di sepanjang musim. Kami mengalami peristiwa buruk pekan lalu di mana semua berjalan serba salah.Kami tidak bangga dengan diri kami sendiri dan itu bisa tersimpan hingga saya mati, tapi hari ini saya kira semua melihat Bolton sejati,” ungkap Coyle seperti dikutip, Sporting Life, Senin (25/4/2011)Kemenangan dari Arsenal membuat moril Coyle terangkat. Pekan lalu, Bolton dihantam 5-0 oleh Stoke City. Kekalahan yang membuat fans Bolton sangat kecewa.“Semua pemain bekerja baik. Saya sangat senang dengan kemenangan di menit terakhir ini,” katanya.Bolton kini berada di peringkat 8 dengan poin 46 hasil dari 12 kali menang 10 kali imbang dan 11 kali kalah.Sementara Arsenal di tangga ke tiga dengan poin 64 dari 18 kali menang, 10 kali draw dan enam kali kalah.
0

Repsol Honda Berpeluang Juara

Skuad yang dimiliki Repsol Honda tahun ini memang cukup luar biasa. Tak heran, pabrikan asal Jepang itu diunggulkan untuk meraih gelar juara MotoGP 2011.
Dengan kedatangan Casey Stoner, maka kekuatan tim Repsol Honda memang menjadi lebih segar, dan dipercaya skuad bermarkas di Aalst itu berambisi untuk memenangi gelar juara MotoGP yang terakhir diraih pada 2003 silam.
Peluang Repsol Honda meraih gelar juara konstruktor memang sangat besar. Pasalnya, tim itu diperkuat empat pembalap tangguh. Mereka adalah Stoner, Dani Pedrosa, serta Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli.Menurut Jeremy Burgess, sudah saatnya Repsol Honda untuk mengakhiri dominasi Yamaha, sekaligus merebut gelar juara MotoGP untuk kelas 800cc. Sebab, tahun depan ajang MotoGP akan menggunakan mesin 1000cc.
Honda sudah membuat usaha yang besar, tidak perlu diragukan lagi. Honda sudah tidak pernah menang sejak 2003. Saya tahun Honda pernah balapan di 2006, namun saya mengenal mental para pekerja di Honda. Jika anda tidak mendominasi lomba sepanjang tahun, maka perasaan tidak akan sama," tegas Burgess.Wajar bila Burgess berpendapat seperti itu. Sebab, legenda kru Valentino Rossi pernah bekerja di Honda selama 20 tahun. Setelah gagal dalam beberapa tahun terakhir, Burgess menilai, peluang Repsol Honda untuk menyabet gelar juara terjadi pada tahun ini.Honda sudah berusaha untuk meraih gelar juara dalam beberapa tahun. Namun, ekspetasi untuk meraih gelar juara sepertinya akan terjadi pada tahun ini," tandasnya sebagaimana dilansirdari MCN.
0

03 April 2011

Stoner Masih Bisa Lebih Cepat

Casey Stoner sukses meraih pole position dalam kualifikasi MotoGP Spanyol. Meski demikian, andalan Repsol Honda ini mengaku dirinya masih bisa mencatat waktu yang lebih baik.
Untuk kedua kalinya pada musim ini, Stoner akan mengawali balapan dari posisi start terdepan. Dia sukses mengalahkan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo untuk jadi yang terbaik dalam kualifikasi di Jerez.
"Pagi ini saya benar-benar senang dengan cara kerja motor dalam pemakaian ban. Kami berbuat lebih dibandingkan dengan jarak sebuah balapan, dan tidak terlalu jauh dengan catatan waktu terbaik saya. Kami sangat senang," ujar Stoner, seperti dilansir Autosport.

"Siang ini kami ingin meneruskan hal itu, mencoba lebih banyak lap dengan ban keras dan melihat apakah kami bisa memperbaikinya. Kami tidak terlihat menuju ke arah yang tepat--setiap saat kami tampaknya menemukan lebih banyak grip, kami kehilangan rasa di bagian depan, jadi kami cuma mencoba untuk menemukan keseimbangan," imbuh pemuda Australia itu.

"Saat kami memakai ban lunak, kami tak benar-benar senang dengan cara motor bekerja, jadi saya pikir kami akan kembali dengan apa yang kami lakukan pada pagi hari," tambahnya.

Sejumlah pembalap sempat mengalami kecelakaan dalam sesi kualifikasi, tak terkecuali Stoner. Dia jatuh pada tikungan pertama di lap terakhirnya.

"Kondisinya agak sulit pada akhir pekan ini. Dari sesi pagi ke sesi siang kondisinya benar-benar berbeda," ujar Stoner.

"Tapi kondisi itu dialami semua orang," tuntasnya.
0